MIST Umsida Gelar Academic Kick-Off 2026, Perkuat Literasi Menuju Inovasi Berdampak

Mist.umsida.ac.id – Program Studi Magister Inovasi Sistem dan Teknologi (MIST) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan MIST Academic Kick-Off 2026/2027 pada Senin (21/9/2026), bertempat di Gedung Pusat, Ruang Kelas Pascasarjana, Kampus 1 Umsida.

Baca Juga: Kaprodi Magister Dikdas Umsida Dipercaya Jadi Fasilitator BBPMP Kemendikdasmen

Mengusung tema “Penguatan Literasi dari Pengetahuan Menuju Inovasi Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika MIST Umsida.

Melalui kegiatan tersebut, MIST Umsida berupaya membangun budaya akademik yang berorientasi pada penguatan literasi, pemanfaatan teknologi, pengembangan riset inovatif, serta penciptaan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Academic Kick-Off Jadi Langkah Awal Penguatan Budaya Akademik MIST Umsida

Rangkaian kegiatan diawali dengan campus tour yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan fasilitas akademik Umsida. Setelah pelaksanaan salat dan makan bersama, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fatkul Ulum, S.Kom.

Kegiatan kemudian memasuki agenda orientasi akademik yang disampaikan oleh Ketua Program Studi S2 Inovasi Sistem dan Teknologi Umsida, Dr. Ir. Izza Anshory, ST., MT.

Dalam sambutannya, Izza Anshory menekankan pentingnya membangun pola pikir inovatif sejak awal perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa MIST tidak cukup hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga perlu mampu mengembangkan pengetahuan menjadi inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

“Melalui Academic Kick-Off ini, kami ingin membangun pemahaman bahwa pendidikan magister bukan sekadar melanjutkan studi untuk memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, mahasiswa harus mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menghasilkan riset inovatif, serta menghadirkan solusi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa MIST Umsida berkomitmen menciptakan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif dengan mengintegrasikan pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri.

“Kami berharap mahasiswa MIST mampu menjadi inovator yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengembangkan gagasan menjadi karya nyata. Semangat kolaborasi dan inovasi berdampak inilah yang ingin terus kami bangun,” tambahnya.

Agenda dilanjutkan dengan sambutan Direktur Pascasarjana Umsida, Prof. Dr. Ir. Hana Catur Wahyuni, ST., MT., IPM., yang membahas kebijakan akademik, khususnya mengenai penulisan tesis dan alternatif penyelesaian studi.

Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai arah pembelajaran, ketentuan akademik, serta pentingnya merencanakan penelitian sejak awal masa studi.

Kegiatan juga diisi dengan pengenalan dosen MIST beserta bidang keahlian masing-masing untuk membantu mahasiswa memahami potensi kolaborasi akademik dan pengembangan riset selama menjalani perkuliahan.

Dorong Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Literasi Akademik dan Riset Inovatif

Salah satu agenda utama dalam Academic Kick-Off adalah sesi Literacy Talk yang menghadirkan Mochammad Tanzil Multazam, SH., M.Kn., selaku Direktur Perpustakaan Umsida.

Dalam sesi bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Literasi Akademik dan Mengembangkan Ide Riset Inovatif”, Tanzil membahas peran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung aktivitas akademik mahasiswa, khususnya pada jenjang pendidikan magister.

Pemanfaatan AI menjadi semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan mahasiswa dalam mengakses referensi ilmiah, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, mengembangkan gagasan, serta menyusun kajian akademik secara sistematis.

“Artificial Intelligence dapat menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat dalam proses akademik, mulai dari penelusuran literatur, pemetaan topik penelitian, hingga pengembangan ide riset. Namun, mahasiswa tetap harus memiliki kemampuan berpikir kritis untuk mengevaluasi informasi dan memastikan bahwa setiap hasil penelitian memiliki dasar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Tanzil.

Ia menekankan bahwa penggunaan teknologi AI perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap etika akademik dan integritas penelitian.

“AI seharusnya digunakan untuk memperkuat kemampuan akademik, bukan menggantikan proses berpikir mahasiswa. Kemampuan memverifikasi sumber, memahami substansi referensi, dan menghasilkan gagasan orisinal tetap menjadi bagian penting dalam membangun kualitas penelitian,” tambahnya.

Melalui sesi tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya literasi digital dan literasi akademik sebagai fondasi dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas.

Penguasaan teknologi juga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, baik industri, pendidikan, maupun kehidupan masyarakat.

Bangun Kolaborasi Akademik untuk Menciptakan Inovasi Berdampak

Pelaksanaan MIST Academic Kick-Off 2026/2027 menjadi bagian dari komitmen Program Pascasarjana Umsida dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan mengusung semangat Innovation for a Better Future, MIST Umsida menempatkan pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, kolaborasi, keberlanjutan, serta nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam membangun inovasi.

Kegiatan ini juga menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk membangun jejaring akademik, mengenal kompetensi para dosen, serta memahami peluang pengembangan penelitian yang dapat dilakukan selama menempuh pendidikan magister.

Melalui pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori, penelitian, dan praktik inovasi, MIST Umsida berupaya mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan kebutuhan dunia industri.

Rangkaian acara ditutup dengan refleksi, pesan penutup, dan doa yang dipimpin oleh Dr Ir Edi Widodo ST MT

Melalui kegiatan ini, MIST Umsida berharap mahasiswa dapat memulai perjalanan akademiknya dengan semangat belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat.

Baca Juga: Audit Mutu Internal MIST Umsida Perkuat Kualitas Akademik dan Tata Kelola Prodi

Semangat “Learn, Connect, Collaborate, Innovate, Create Impact” menjadi pesan utama yang ingin ditanamkan kepada seluruh komunitas akademik MIST Umsida.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Related Posts